Hospital Business

 

Hospital-256x256

Berita dari Republika.co.id

RSUD Dr. Soetomo akan Bangun Hotel untuk Pengunjung

By Republika Newsroom
Jumat, 30 Oktober 2009 pukul 21:00:00

SURABAYA–Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soetomo Surabaya akan membangun hotel bagi pengunjung dan pengantar pasien.

Direktur RSUD Dr.Soetomo,Dr Slamet Riyadi Yuwono DTMH MARS, di Surabaya, Jumat, mengatakan hotel tersebut dibangun untuk menertibkan pengantar yang jumlahnya jauh lebih banyak dibandingkan pasiennya. “Saat ini satu pasien pengantarnya bisa lebih dari lima orang,” katanya.

Jika melihat kondisi RSUD Dr.Soetomo sendiri, para pengantar pasien banyak yang menggunakan tempat kosong di halaman rumah sakit sebagai tempat istirahat. Seorang pengantar pasien RSUD Dr.Soetomo mengatakan, tujuannya tidur di halaman rumah sakit agar tidak jauh dari keluarganya yang saat ini sedang dirawat inap.

“Jika sewaktu-waktu ada apa-apa, kami bisa datang lebih cepat,” kata Sucipto, salah seorang pengantar. Selain membangun hotel, RSUD Dr.Soetomo juga akan membangun pusat pelayanan jantung terpadu dan tempat cuci darah. “Pembangunan tersebut sekaligus untuk meningkatkan pelayanan kami pada masyarakat Jawa Timur,” katanya. ant/pur

Banyak bisnis sampingan yang dapat dihasilkan oleh rumah sakit terutama RS Swasta, di antaranya ya ini, Hotel. Kita bisa melihat begitu banyak pengunjung rumah sakit, terutama di rumah sakit daerah yang menjadi rujukan. Berbondong-bondong keluarga mengantar pasien, kemudian bingung menginap di mana. Akhirnya, rumah sakit memperbolehkan kamar pasien diisi oleh banyak orang. Jelas ini merupakan kondisi yang tidak menguntungkan, baik bagi pasien karena tidak mendapat ketenangan, sehingga tidak mendapatkan usaha kesembuhan yang optimal. Demikian pula bagi pengantar pasien, karena dapat terinfeksi nosokomial.

Bisnis hotel rumah sakit ini merupakan suatu pasar bisnis yang luar biasa, sembari memuaskan semua pihak. Pasien dapat beristirahat dengan tenang, pengantar juga dapat tidur dengan nyaman (tidak lagi di atas tikar di lantai yang keras), pelayan kesehatan baik dokter dan perawat dapat bekerja dengan tenang, karena penunggu pasien yang tidak bertumpuk-tumpuk. Rumah sakit pun untung, baik secara keuangan karena mendapatkan pemasukan dari bisnis hotel, dan juga secara popularitas, infeksi nosokomial menurun.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s