Mind and Body

Pikiran dan tubuh adalah satu kesatuan yang tak terpisahkan. Pikiran memimpin tubuh untuk melakukan apa yang diperintahkan oleh pikiran. Oleh karena itu pikiran bertanggung jawab terhadap apapun yang menimpa tubuh, terutama atas konsekuensi dari perintah yang diberikan pikiran pada tubuh.

Kadang kala pikiran mengetahui hal-hal yang dapat merusak tubuh, namun tetap memerintahkan tubuh untuk melakukannya. Misal memerintahkan mulut untuk menghisap rokok, padahal pikiran mengetahui dampak buruknya terhadap paru, jantung, pembuluh darah, dan organ-organ tubuh lainnya.

Apabila kemudian terjadi sesuatu yang buruk terhadap tubuh, maka yang paling bertanggung jawab adalah pikiran orang itu sendiri.

Tetapi penting diingat, bahwa hubungan Mind and Body ini bukan hubungan satu arah, melainkan hubungan timbal balik. Pikiran mengendalikan tubuh, tapi kondisi tubuh mempengaruhi pikiran. Contohnya, banyak orang yang mengalami sakit kronis merasa pesimis terhadap hidupnya. Contoh yang lebih sederhana lagi, yaitu orang yang sakit kepala gampang marah. Itu membuktikan kondisi tubuh mempengaruhi pikiran seseorang.

Oleh karena itu, perintahkanlah tubuh kita untuk melakukan hal-hal yang baik saja. Jangan sampai merusak tubuh karena juga akan merusak pikiran, dan seterusnya sehingga menjadi lingkaran setan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s